6. Bahasa Indonesia

a. Pantun

Pantun adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh aturan. Pantun merupakan satu dari sekian jenis puisi lama. Adapun ciri-ciri pantun yaitu:     

1. Tiap bait (kuplet) pantun terdiri atas empat baris/larik.     

2. Tiap larik/baris biasanya terdiri atas empat kata dengan jumlah 8-12 suku kata.

3. Baris pertama dan kedua merupakan sampiran.

4. Baris ketiga dan keempat merupakan isi pantun.

5. Bersajak a-b-a-b

Berdasarkan siklus kehidupan manusia, pantun digolongkan menjadi 3, yaitu:

1. Pantun kanak-kanak, berkaitan dengan suka cita maupun duka cita masa kanak-kanak 
2. Pantun muda, mengenai kehidupan masa muda yang berisi perkenalan
3. Pantun tua,  mengenai orang tua, budaya, agama, dan nasihat.

Contoh Pantun Kanak-kanak

Banyak rumput juga ilalang

Ambil cangkul ayo rapikan

Aku riang tiada kepalang

Dapat hadiah yang kudambakan


Contoh Pantun Muda    

Pergi sebentar membeli roti    

Rupanya roti sudah bercendawan    

Senyum simpul tiada berhenti    

Melihat dinda cantik rupawan


Contoh Pantun Tua

Batuk lama tak sembuh-sembuh

Akibat suka sebarang makanan

Bangun pagi sembahyang subuh

Berharap rahmat serta ampunan


Jenis-jenis pantun berdasarkan isinya:

A. Pantun Jenaka, dapat membangkitkan tawa karena kocak dan lucu

Contoh Pantun Jenaka

Ibu Ratih mengantar bekal

Ada teri bercampur petai

Adik tertawa terpingkal-pingkal

Gigi nenek jatuh ke lantai

B. Pantun Nasihat, berisikan nasihat atau amanat

Contoh Pantun Nasihat

Ada lipan di atas papan    

Papan tertutup besi berkarat    

Dengan ibu hendaklah sopan    

Agar selamat dunia akhirat